PENULISAN TANDA BACA

Beberapa tanda baca yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Tanda koma ( , ) digunakan untuk
a. Rincian
_______, _______, _______, dan _______.
b. Anak kalimat, induk kalimat.
c. _______, tetapi _______.
_______, melainkan _______.
d. Kesimpulan
Dengan demikian, _______
Oleh karena itu, _______
e. Aposisi
Tini, istriku, sangat marah.
f. _______, misalnya, _______
2. Tanda titik ( . ) digunakan antara lain untuk
a. memisahkan angka jam, menit, dan detik
contoh: Peristiwa itu terjadi pada pukul 01.24.20.
b. memisahkan bilangan ribuan dan kelipatannya
contoh: Desa itu berpenduduk 23.400 orang.
c. akhir kalimat berita
contoh: Marilah kita mengheningkan cipta.
3. Tanda penghubung ( – ) digunakan antara lain untuk
a. menyambung kata atau suku kata
contoh: trans-mig-ra-si
b. menyambung kata ulang
contoh: berulang-ulang, kemerah-merahan
c. menyambung kata yang dieja
contoh: p-a-n-i-t-i-a
d. memperjelas frase panjang
contoh: tiga puluh tiga-perempat 30¾
e. menyambung imbuhan dengan angka atau huruf kapital
contoh: ke-2, se-Indonesia
f. menyambung kata dengan singkatan satu huruf
contoh: sinar-X
g. merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing
contoh: si-smash
4. Tanda petik (“…”) digunakan antara lain untuk
a. petikan dari pembicaraan atau bahan tertulis lain
contoh: Ia berkata, “Saya akan datang.”
b. mengapit judul syair, bab, lagu, karangan
contoh: Lagu “Indonesia Raya” dinyanyikan bersama.
c. mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal
contoh: Pekerjaan itu dilakukan dengan cara “coba dan ralat” saja.
d. mengapit kata atau ungkapan dengan arti khusus
contoh: Bang Ali sering disebut “pahlawan” walaupun ia sendiri tidak tahu sebabnya.
5. Tanda titik koma (;) digunakan antara lain untuk
a. memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara
contoh: Malam makin larut; pekerjaaan belum selesai.
b. Mengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk.
Contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun itu; Ibu sibuk bekerja di dapur; Adik menghafal nam-nama pahlawan nasional; saya sendiri asyik mendengarkan siaran “Pilihan Pendengar”.

6. Tanda titik dua (:) dipakai
a. pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian.
Contoh: Kita memerlukan perabot rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
Hanya ada dua pilihan bagi pejuang kemerdekaan itu: hidup atau mati.
Tanda titik dua tidak dipakai jika rangkaian atau perian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pertanyaan.
Contoh:
Kita memerlukan kursi, meja, dan lemari.
Fakultas itu mempunyai Jurusan Ekonomi Umum dan Jurusan Ekonomi Perusahaan.
b. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
Contoh:
1. Ketua : Ahmad Wijaya
Sekretaris : S. Handayani
Bendahara : B. Hartawan
2. Tempat Sidang : Ruang 104
Pengantar Acara : Bambang S.
Hari : Senin
Waktu : 09.30
c. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.
Contoh:
Ibu : (meletakkan beberapa kopor) “Bawa kopor ini, Mir!”
Amir : “Baik, Bu,” (mengangkat kopor dan masuk)
d. (i) di antara jilid atau nomor dan halaman, (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab suci, (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan, serta (iv) di antara nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan.
Contoh:
Tempo, I (34), 1971: 7
Surah Yasin: 9
Karangan Ali Hakim, Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi, sudah terbit.
Tjokronegoro, Sutomo. 1968. Tjukupkah Saudara Membina Bahasa Persatuan Kita? Djakarta: Eresco
7. Tanda pisah (—)
a. membatasi penyisispan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar bangun kalimat.
Contoh:
Kemerdekaan bangsa itu—saya yakin akan tercapai—diperjuangkan oleh bangsa itu sendiri.
b. menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
Contoh:
Rangkaian temuan ini—evolusi, teori kebisnisan, dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.
c. dipakai di antara dua bilangan atau tanggal dengan arti ‘sampai dengan’ atau ‘sampai ke’.
Contoh:
1910—1945
tanggal 3—9 Juli 2005
Jakarta—Bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s