GURU YANG DINANTI

IMG-20131115-00349SAHABAT, Seorang ibu bercerita kepada kawannya perihal anaknya yang selalu ceria dihari-hari tertentu saja saat sekolah. Saat ditanya “Kok ceria sekali hari ini nak?” Ia menjawab “Iya bu, soalnya nanti ada pak guru …mengajar dikelas saya bu”.

“Pokoknya jeng kalau giliran pak guru … mengajar pasti anak saya mudah dibangunkan, malamnya juga mau belajar, berangkatnya maunya paling pagi sendiri.” lanjut ibu itu bercerita.

“Katanya sih, pak guru … asik sekali mengajarnya, banyak permainan, suka bikin lagu-lagu tertentu untuk memudahkan anak hafalan, anak saya sering dapat bintang kalau dia berani maju, cuma berani maju lho jeng, apalagi kalau benar bintangnya dobel” ibu itu masih antusias bercerita.

SAHABAT, Beranikah kita MENGISI dan MENULISKAN nama kita pada TITIK-TITIK percakapan ibu diatas? Karena demikianlah seharusnya para guru itu, guru yang disenangi muridnya, ditunggu kedatangannya, saat berjumpa dijalanpun siswa sangat histeria.

SAHABAT, guru yang menyenangkan adalah guru yang bisa masuk ke relung hati siswa, jangan pelit dengan PUJIAN, jangan gampang MARAH dan MEMAKI siswa yang rada lambat berpikirnya. Kreatifitas dalam mengajar dibutuhkan, pakem RPP memang harus ditegakkan, tapi jika dibutuhkan kreatifitas saat di lapangan boleh saja selama masih di rel tujuan pembelajarnya.

MENGAPA harus menyenangkan terlebih dahulu, karena banyak pelajaran yang SUSAH dan DIBENCI siswa bermula dari GURUNYA yang TIDAK MENYENANGKAN. Sudah gampang marah, tidak kreatif pula, lebih sering menghukum dari pada memotivasi, lebih sering melotot daripada senyum lebar.

“Anak-anak, sekarang kalian sudah naik kelas 6. Pelajarannya SULIT-SULIT, jangan banyak bermain kalau tidak mau TIDAK LULUS, …. Ngerti tidak! Pokoknya terserah kalian mau lulus apa tidak?”

“Anak-anak selamat ya, kalian telah sukses naik ke kelas 6. Akan banyak pelajaran yang menantang di kelas 6 ini, LULUS akan mudah kita capai kalau kita bisa melalui tantangan itu …. kalian siap menghadapi tantangan itu! Maka kesuksesan ada digenggaman kalian!”

SAHABAT, kalimat mana yang menunjukkan diri kita, yang pertama atau kedua? Atau anda punya kalimat yang lebih dasyat lagi?????

SEMOGA MENGINSPIRASI

dikutip dari Yugo Widya Iratama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s